Beberapa waktu lalu, mama memintaku untuk membuat sebuah tulisan tentang amanah dalam bekerja untuk pekan menulis di kantornya. Dalam jadwal yang padat dari pagi sampai malam, akhirnya kusanggupi demi mama , walaupun harus mengorbankan waktu istirahat. Diantara waktu ngantor, sidang, koordinasi dengan kpk akhirnya baru bisa ngerjain di tengah malam. Sampai lewat jam 2 malam, masih belum dapat ide yang menarik. Selesai mengetik 4 jam kemudian,,langsung sending via email. Tanpa tidur, langsung cabut ke magelang bareng kpk. Dan mata terus hidup selama 50 jam..ruarr biasaaaa.
Aplot deh nih tulisan yang kusetor,,,
Baca yang lengkap yaa,,,
Pernahkah melihat bagaimana seekor lebah bekerja? Tentu saja kita menyepakati bahwa lebah bekerja mengumpulkan nektar dari bunga satu ke bunga lainnya, yang kemudian disimpan dalam sarang sebagai cadangan makanan. Madu, begitu sebutan kita terhadap hasil olahan lebah tersebut. Seekor lebah bekerja mengumpulkan madu tentu tidak sendiri. Mereka punya cara mengagumkan untuk berkomunikasi antar lebah. Setelah menemukan sumber makanan, lebah yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.
Dan tahukah betapa besar jasa lebah terhadap lingkungan sekitarnya? Lebah mengumpulkan nektar dari satu bunga ke bunga lain dengan membawa serbuk sari untuk ditempelkan pada kepala putik di bunga lain. Penyerbukan oleh lebah jauh lebih efektif dan tidak merusak tanaman yang diambil sarinya. Bagaimana untuk manusia? Lebah mengumpulkan madu sepuluh kali lipat dari yang dibutuhkannya untuk dipergunakan oleh manusia.

